Rabu, 16 November 2016

PROFIL PRIBADI ISWADI



UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA


PROFIL PRIBADI

Oleh: Iswadi
7617167794

Mahasiswa Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
Perencanaan Strategik Pendidikan



Dosen Pengampu: Prof. Dr. R. Madhakomala, M.Pd








MANAJEMEN PENDIDIKAN
PROGRAM DOKTORAL PASCASARJANA
JAKARTA
NOVEMBER  2016



 

Visi:
Menjadi  seorang agen perubahan yang berkepribadian tangguh, berakhlak mulia dan mampu membawa diri sendiri beserta keluarga ke dalam kehidupan yang bahagia di dunia maupun di akhirat serta dapat memberi kontribusi bagi kemajuan bangsa

Misi:
Sebuah visi (cita-cita) tidak akan pernah tercapai dengan sempurna jika tidak diikuti dengan usaha atau tindakan-tindakan yang nyata untuk meraihnya. Boleh jadi sebuah visi tanpa kekuatan misi akan menjadi angan-angan atau mimpi belaka. Oleh karena itu, untuk mencapai visi hidup saya, saya merumuskan misi hidup yang menjadi cara saya dalam mewujudkan tujuan-tujuan hidup saya. Misi-misi tersebut adalah :
1.    Lulus studi tepat waktu dengan prestasi akademik yang baik. Harapannya adalah dengan lulus tepat waktu, saya dapat mengaplikasikan ilmu yang saya pelajari di perkuliahan secara langsung di kampus sesuai dengan profesi saya sebagai akademisi.
2.    Menjadi seorang yang  berkepribadian tangguh yang berkemauan tulus dan berkemampuan profesional untuk  meningkatkan kualitas hidup dengan bekerja dengan giat, serta mempelajari ilmu yang berkaitan dengan pengembangan kemampuan serta membentuk karakter diri dengan selalu memperhatikan dan mengarahkan prilaku diri ke arah yang lebih baik dan menjadi seorang pribadi yang bertaqwa kepada Allah SWT, serta ikhlas beribadah kepada Allah SWT.
3.    Lebih banyak belajar. Belajar tidak hanya ilmu yang dipelajari di perkuliahan tetapi juga belajar agama, ilmu sosial dan ilmu-ilmu kemasyarakatan. Dengan banyak belajar, akan bertambah pula wawasan yang sangat berguna di kehidupan bermasyarakat seperti membuat perencanaan terhadap segala hal yang akan dilakukan dan menerapkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Di bidang pendidikan, saya pernah menjadi Koordinator Tim Perumus Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud RI Tahun 2015. Saya bersama tim akademisi sudah berhasil merumuskan prosiding dan jurnal dari karya-karya guru se-Indonesia. Pengalaman tersebut akan terus saya kembangkan sebagai salah satu proses belajar. Menjadi seorang Doktoral Manajemen Pendidikan  belumlah cukup, saya akan terus menekuni pendidikan  untuk  menjadi Guru Besar nanti. Sehingga kemudian dapat membantu pemerintah untuk  mencetak generasi Indonesia yang memiliki daya kompetitif baik tingkat nasional maupun internasional, sehingga mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia.
4.    Mengembangkan jaringan dengan aktif dalam berbagai macam organisasi seperti  sudah pernah aktif di organisasi relawan Jokowi-JK pada saat pilpres tahun 2014 lalu dan saya sukses bersama tim mewujudkan kemenangan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden periode 2014-2019. Di samping itu, saya aktif juga di bidang sosial karena saya sedang menjabat sebagai Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) periode 2015–Sekarang. serta berusaha lebih aktif lagi mengikuti kegiatan-kegiatan diskusi maupun seminar baik yang dilaksanakan di tingkat nasional maupun di tingkat  internasional. Karena aktif di berbagai kegiatan organisasi sosial  dan politik akan  dapat menambah pengalaman dalam pengembangan diri ke depannya. Sehingga saya bisa menjadi Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI).
5.    Membahagiakan keluarga dan orang tua. Walaupun tertulis di bagian terakhir, namun misi yang ini merupakan misi terpenting yang harus dapat saya capai. Keikhlasan hati dan ridha orang tua adalah hal terpenting bagi saya dalam rangka mencapai cita-cita yang mulia untuk menjadi Guru Besar. Sehingga kemudian dapat membantu pemerintah untuk  mencetak generasi Indonesia yang memiliki daya kompetitif baik tingkat nasional maupun internasional, sehingga mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia.


Tujuan:
 
Bagi sebagian orang visi dan misi itu sangat penting guna menjalani hidup yang terarah, namun tidak sedikit pula yang kadang memandang bahwa visi dan misi hanya sekedar teori saja. Akan tetapi bagi saya, visi dan misi ibarat bekerja sebagai penuntun dan acuan dalam hidup. Visi dan misi hidup harus dipegang teguh agar tujuan-tujuan hidup dapat tercapai. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, saya merasa hidup hanya mengalir begitu saja tanpa tujuan yang pasti. Hal ini dikarenakan saya tidak memiliki visi dan misi hidup yang jelas. Pada masa itu, boleh dikatakan bahwa visi saya hanyalah “berguna bagi  orangtua, agama, nusa dan bangsa”. Terlalu universal dan terlalu umum menurut saya. Hingga kemudian saya sadar bahwa saya perlu merumuskan visi dan misi pribadi terebut secara lebih jelas dan lebih khusus  lagi. Saya mencoba mempelajari beberapa hal dan menggali lebih dalam tentang apa yang menjadi tujuan hidup saya. Menjadi  seorang agen perubahan yang berkepribadian tangguh berakhlak mulia dan mampu membawa diri sendiri beserta keluarga ke dalam kehidupan yang bahagia di dunia maupun di akhirat serta  dapat memberi kontribusi bagi kemajuan bangsa itulah visi hidup saya.  Tiga  hal yang dapat disoroti disini adalah yang pertama berkepribadian tangguh yang berkemauan tulus dan berkemampuan profesional untuk  meningkatkan kualitas hidup, karena dengan memiliki kepribadian yang tangguh akan mampu melawan badai kehidupan yang melanda. Ketangguhan merupakan dampak positif dari kemajuan  seseorang. Dengan kepribadian  yang tangguh  dan peduli terhadap pendidikan Insya Allah saya  akan mampu membangun masa depan saya yang gemilang. Yang kedua  berakhlak mulia. Berakhlak mulia artinya sebagai seorang agen perubahan. Saya harus menjaga nilai-nilai keislaman dan menaatinya, dan mempelajarinya lebih dalam lagi sehingga dapat membentuk akhlak yang mulia. Sebagai seorang muslim, sudah sepantasnyalah kita beribadah kepada Allah SWT karena untuk itulah kita sebagai manusia diciptakan.   Lalu yang ketiga, memberi kontribusi bagi kemajuan bangsa. Sebagai seorang Mahasiswa Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, dan seorang agen perubahan nantinya, saya harus bisa menuangkan karya-karya saya sebagai  agen perubahan dalam kontribusi bagi kemajuan negeri ini. Saya tidak menafikan kontribusi dari para agen perubahan  yang ada saat ini, namun alangkah lebih baik menurut saya jika setiap anak bangsa yang menjadi agen perubahan  dapat memberikan  kontribusi dalam kemajuan bangsa ini kedepannya. Hingga suatu saat, dapat tercipta Indonesia yang makmur, maju, sejahtera dan damai sebagai hasil dari karya dan kontribusi agen perubahan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga Indonesia hebat dapat segera terwujud .




Sasaran:

Saya bertekad di masa yang akan datang harus memiliki kontribusi untuk Indonesia. Meskipun saya belum memungkinkan memajukan pendidikan secara umum, paling tidak saya dapat memberdayakan masyarakat kelas menengah ke bawah melalui program jaminan pendidikan nasional sampai ke Perguruan tinggi. Jaminan pendidikan nasional sampai ke perguruan tinggi  bagi anak-anak yang kurang mampu secara ekonomi dan masyarakat kelas menengah ke bawah  yang pada akhirnya akan menunjang pendidikan Indonesia. Karena segala sesuatu harus dimulai dari hal kecil untuk mewujudkan hal besar, sehingga mereka  mampu menjadi generasi Indonesia yang memiliki daya kompetitif baik tingkat nasional maupun internasional, serta mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia.

Kebijakan:
Jika Allah SWT berkehendak dan memberikan amanah kepada saya untuk menjadi Menteri  Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI), saya akan  membuat kebijakan jaminan pendidikan nasional sampai ke perguruan tinggi untuk anak-anak Indonesia.

Program :
Diperlukan formulasi baru untuk membangun kualitas pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, apabila kedepan  saya sudah menjadi guru besar dan Menteri  Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI). Saya akan berinisiatif untuk meregulasi sistem pendidikan baik dari segi visi, misi maupun dari kelembagaan. Lembaga pendidikan harus dikelola secara mandiri yang terbebas dari kepentingan - kepentingan politik, karena keberadaan lembaga–lembaga pendidikan saat ini nampaknya tidak bisa diharapkan mampu menghasilkan guru-guru yang ideal. Disamping sistem pembelajaran kurang mencerminkan sebagai lembaga yang akan menyiapkan calon-calon guru, juga diperparah dengan sistem seleksi para calon mahasiswa yang tidak lagi mempertimbangkan aspek minat, bakat dan komitmen menjadi guru. Lembaga-lembaga pendidikan terdahulu sudah terbukti menghasilkan para lulusan yang memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap peningkatan mutu pendididikan, akan tetapi populasi mereka  sudah semakin langka bahkan nyaris habis ditelan waktu. Jika lembaga tersebut  mampu melahirkan gagasan-gagasan baru tentang format pendidikan baru, maka tidak akan mustahil kejayaan Indonesia akan kembali ke tempo dahulu dalam menyiapkan guru yang ideal dibumi pertiwi. Lembaga ini selain berfungsi sebagai lembaga yang akan mencetak para pendidik yang ideal, juga dapat menjadi model bagi negara lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan.          


Kegiatan:
Saya bertekad di masa yang akan datang ketika saya sudah menjadi guru besar akan memberikan  kontribusi untuk Indonesia dalam rangka meningkatkan indeks pembangunan manusia menjadi tercapai untuk Indonesia. Kemudian saya akan memfokuskan diri untuk menjadi guru besar di Indonesia sekaligus mengembangkan diri  dengan mendirikan sebuah kampus. Program utama dari kampus tersebut adalah menjadi kampus model untuk Indonesia dengan mengutamakan lulusan yang memiliki kualitas yang baik dan daya saing yang tinggi dengan mengedepankan nasionalisme. Lulusan kampus yang akan saya dirikan  diharapkan dapat langsung bekerja setelah lulus. Hal ini menjadi mungkin karena kampus tersebut akan membuat kerja sama ikatan dinas dengan berbagai instansi yang relevan sehingga tujuan saya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia menjadi tercapai untuk Indonesia.
Penutup :
Sekian tentang visi dan misi hidup saya. Tidak mudah untuk menjadi manusia yang sukses dunia dan di akhirat. Semua butuh perjuangan dan pengorbanan. Manusia hanya bisa berencana, hasilnya Allah SWT yang menentukan. Saya percaya bahwa hasil tidak pernah mengkhianati usaha. Insya Allah visi dan misi saya ini akan terus dipegang teguh dan konsisten sehingga cita-cita yang mulia untuk membantu pemerintah dalam  mencetak generasi Indonesia yang memiliki daya kompetitif baik tingkat nasional maupun internasional, sehingga mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia dapat terwujud, sebagai suatu pencapaian dalam kehidupan  saya. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar