Sabtu, 27 Februari 2016

Course Outline Mata Kuliah Ilmu Alamiah Dasar (IAD) STKIP KUSUMA NEGARA JAKARTA



STKIP KUSUMA NEGARA JAKARTA
COURSE OUTLINE

Mata Kuliah                           : Ilmu Alamiah Dasar
Program Studi                        : S 1 PG PAUD
Bobot Matakuliah                  : 2 SKS
Kode Mata Kuliah                 : 118008
Dosen                                     : Iswadi, M. Pd
Semester                                 : Genap (4)
HP / WA                                : 08126952861
Email                                      : iswadi.kusumanegara@gmail.com
Metode Perkuliahan               :
1.    Ceramah,Tanya Jawab
2.    Diskusi kelas dan   Kelompok
3.    Tugas belajar dan Penyajian
Media yang digunakan           : Over Head Projector (OHP), LCD,dan Transparan
Tugas                                      :
1.    Ringkasan Kuliah
2.    Tugas lain yang ditentukan kemudian
Waktu kuliah                          : 26 Februari  2016 s.d selesai

K-1
:
Pengertian ilmu alamiah dasar dan memahami perkembangan alam pikiran manusia
K-2
:
Mitos, penalaran dan cara memperoleh pengetahuan
K-3
:
Mengenal alam semesta dan isi alam semesta teori terbentuknya alam
K-4
:
Cara-cara memperoleh pengetahuan yang ilmiah;
K-5
:
Langkah-langkah operasional metode ilmiah;
K-6
:
Keunggulan dan keterbatasan serta peran metode ilmiah dalam perkembangan ilmu pengetahuan
K-7
:
Kuis dan Diskusi Kelompok
K-8
:
Perkembangan ilmu pengetahuan alam sejak jaman kuno sampai jaman modern
K-9
:
Materi dan sifat –sifatnya, perubahan serta klasifikasi materi
K-10
:
Sistem tata surya
K-11
:
Midterm Test (Ujian Tengah Semester)
K-12
:
Teori terjadinya bumi
K-13
:
Kehidupan bumi, asal mula kehidupan di bumi, perkembangbiakan secara seksual dan  aseksual
K-14
:
Pembagian wilayah berdasarkan iklim, serta untuk penyebaran binatang dan teori evolusi yang terjadi pada makhluk hidup
K-15
:
Dampak perkembangan IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia
K-16
:
Ujian Akhir Semester (UAS)


Course Outline Mata Kuliah ILmu Alamiah Dasar (IAD) STKIP KUSUMA NEGARA JAKARTA



STKIP KUSUMA NEGARA JAKARTA
COURSE OUTLINE

Mata Kuliah                           : Ilmu Alamiah Dasar
Program Studi                        : S 1 PG PAUD
Bobot Matakuliah                  : 2 SKS
Kode Mata Kuliah                 : 118008
Dosen                                    : Iswadi, M. Pd
Semester                                : Genap (4)
HP / WA                                : 08126952861
Email                                      : iswadi.kusumanegara@gmail.com
Metode Perkuliahan                :
1.    Ceramah,Tanya Jawab
2.    Diskusi kelas dan   Kelompok
3.    Tugas belajar dan Penyajian
Media yang digunakan           : Over Head Projector (OHP), LCD,dan Transparan
Tugas                                    :
1.    Ringkasan Kuliah
2.    Tugas lain yang ditentukan kemudian
Waktu kuliah                          : 26 Februari  2016 s.d selesai

K-1
:
Pengertian ilmu alamiah dasar dan memahami perkembangan alam pikiran manusia
K-2
:
Mitos, penalaran dan cara memperoleh pengetahuan
K-3
:
Mengenal alam semesta dan isi alam semesta teori terbentuknya alam
K-4
:
Cara-cara memperoleh pengetahuan yang ilmiah;
K-5
:
Langkah-langkah operasional metode ilmiah;
K-6
:
Keunggulan dan keterbatasan serta peran metode ilmiah dalam perkembangan ilmu pengetahuan
K-7
:
Kuis dan Diskusi Kelompok
K-8
:
Perkembangan ilmu pengetahuan alam sejak jaman kuno sampai jaman modern
K-9
:
Materi dan sifat –sifatnya, perubahan serta klasifikasi materi
K-10
:
Sistem tata surya
K-11
:
Midterm Test (Ujian Tengah Semester)
K-12
:
Teori terjadinya bumi
K-13
:
Kehidupan bumi, asal mula kehidupan di bumi, perkembangbiakan secara seksual dan  aseksual
K-14
:
Pembagian wilayah berdasarkan iklim, serta untuk penyebaran binatang dan teori evolusi yang terjadi pada makhluk hidup
K-15
:
Dampak perkembangan IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia
K-16
:
Ujian Akhir Semester (UAS)


Jumat, 19 Februari 2016

RUBRIK PENILAIAN UJIAN AKHIR SEMESTER MATAKULIAH TEORI BELAJAR STKIP Kusuma Negara Jakarta


Mata Kuliah                : Teori Belajar
Program Studi            : S1 Pendidikan Matematika
Sks                              : 2 Sks
Semester                     : III (Ganjil)
Dosen                         : Iswadi, M. Pd
HP                              : 08126952861
Email                          : iswadi.kusumanegara@gmail.com

Petunjuk :
1.      Kerjakan semua soal ini.
2.      Sifat ujian Take Home.
3.     Jawaban UAS dikirim ke email iswadi.kusumanegara@gmail.com oleh masing-masing mahasiwa. Mahasiswa (tidak boleh diwakilkan) selambat-lambatnya pada hari UAS berlangsung.
4.     Bagi Mahasiswa yang tidak mengirimkan jawaban ke email iswadi.kusumanegara@gmail.com dianggap tidak mengikuti  UAS.


RUBRIK PENILAIAN
UJIAN AKHIR SEMESTER
TEORI BELAJAR
SEM. III 2015/2016


HARI, TANGGAL UAS : SABTU, FEBRUARI 2016
SIFAT UJIAN                    : TAKE HOME
FAKULTAS                       : S-1 PENDIDIKAN MATEMATIKA
CARA PENGGUNAAN :

1.    Dalam dokumen ini, terdapat 5 soal yang berbentuk essay dan masing-masing soal memiliki komponen sebagai berikut:
a.       Deskripsi jawaban
b.      Cara Penilaian
c.       Rubrik Penilaian
2.    Tata cara penilaian untuk tiap soal dapat dilihat pada bagian Cara Penilaian.
3.    Nilai setiap soal ditentukan oleh Rubrik Penilaian berdasarkan suatu kriteria tertentu.
4.    Nilai setiap soal adalah dalam skala 0 s.d. 4 atau bisa dikonversi menjadi indeks E s.d. A.
5.    Setelah semua soal diberikan nilai, maka diberikan nilai akhir dengan cara mengalikan setiap nilai soal dengan setiap nilai bobot masing-masing, yaitu:
a.       Soal 1 : 30%
b.      Soal 2 : 30%
c.       Soal 3 : 20%
d.      Soal 4 : 10%
e.       Soal 5 : 10%




Soal 1. Jawaban Uraian Singkat  [Bobot : 30%]:
Sebutkan dan jelaskan enam ranah berdasarkan taksonomi bloom.

Alternatif Jawaban:
1)      Ranah Pengetahuan
Pengetahuan adalah ingatan tentang materi atau bahan yang sudah pernah
dipelajari (mengingat). Ketika mengetahui fakta kemudian dapat mengingat kembali, maka sudah masuk ranah pengetahuan.
2)      Ranah Pengertian
Pengertian atau pemahaman adalah kemampuan untuk menangkap arti suatu materi atau informasi yang dipelajari. misalnya, kita tahu lingkaran itu apa dan bagaimana sesuatu itu dapat disebut lingkaran. ketika kita melihat berbagai macam bentuk bangun ruang, kita dapat mengenali yang mana lingkaran itu.
3)      Ranah Aplikasi
Aplikasi adalah kemampuan menerapkan materi atau informasi yang telah
dipelajari kedalam suatu keadaan baru dan konkret dengan hanya
mendapatkan sedikit pengarahan. Hal ini termasuk aplikasi dari suatu
aturan, konsep, metode dan teori guna memecahkan masalah. Sederhananya, ketika dapat menerapkan apa yang telah diketahui pada suatu keadaan baru yang berbeda. Contoh mudahnya ketika kita tahu apa itu subjek dan objek. ketika kita dapat menyebutkan contoh yang berbeda dari subjek dan objek dapat dikatakan sudah memiliki kemampuan aplikasi.
4)      Ranah Analisis
Analisis adalah kemampuan memecahkan atau menguraikan suatu materi
atau informasi menjadi komponen-komponen yang lebih kecil sehingga
lebih mudah dipahami.dapat melihat hubungan antar komponen atau sebab akibatnya.
5)      Ranah Sistesis
Sistesis adalah kemampuan untuk menyatukan bagian-bagian atau komponen
menjadi suatu bentuk yang lengkap dan unik.berlawanan dengan analisis yang meminta untuk menguraikan menjadi komponen kecil agar dapat terlihat sebab akibat atau hubungan antar komponen, maka sintesis menyatukan komponen tersebut namun dalam bentuk yang berbeda dari sebelumnya (membuat generalisasi).
6)      Ranah Evaluasi
Evaluasi adalah kemampuan menentukan nilai suatu materi, pernyataan,
laporan, cerita atau lainnya dengan tujuan tertentu. Penilaian
dilakukan berdasarkan pada suatu kriteria yang baku dan jelas.
Cara Penilaian:
1.    Berikan penilaian untuk soal di atas. Jawaban untuk soal tersebut  tidak harus persis sama, tetapi benar. Soal dinilai sebagai berikut:

Nilai    Deskripsi
10        Jawaban benar (boleh kurang sedikit, tapi jawaban seluruhnya benar/tidak
            ada kesalahan)
5          Jawaban masih ada kesalahan, tapi mengarah pada jawaban yang benar
0             Mengerjakan, tapi salah total, atau tidak mengerjakan

2.    Jumlahkan/total nilai semua butir soal di atas untuk mendapatkan Nilai Total. Nilai Total maksimum = 10; Nilai Total minimum = 0.

3.    Cocokkan Nilai Total dengan deskripsi kriteria Rubrik Penilaian di bawah untuk mendapatkan indeks dan nilai soal. Mohon diperhatikan penilaian khusus untuk Nilai Total = 0.

Rubrik Penilaian:
Indeks        Nilai Deskripsi      Kriteria
A                4                             Nilai Total = 10
A-               3.75                        Nilai Total = 9
AB             3.5                          Nilai Total = 8
B                3                             Nilai Total = 7
BC              2.5                          Nilai Total = 6
C                2                             Nilai Total = 5
C-               1.75                        Nilai Total = 4
D+              1.5                          Nilai Total = 3
D                1                             Nilai Total = 2
D-               0.75                        Nilai Total = 1
E+              0.5                          Nilai Total = 0, tapi masih mengerjakan (walaupun
                                                  hanya 1 butir  soal, tapi harus cukup signifikan)
E                 0                             Nilai Total = 0, dan tidak mengerjakan.
Soal 2. Jawaban Uraian Singkat  [Bobot : 30%]:
Salah satu hal yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah adalah kesiapan guru di dalam proses belajar mengajar termasuk dalam penyusunan soal evaluasi untuk peserta didik. Buatlah masing-masing satu soal untuk setiap ranah yang  berbentuk essay yang tercakup dalam taksonomi bloom.
Alternatif Jawaban:
Berikut contoh soal disetiap ranah.
1)      Ranah Pengetahuan
Contoh: Siapakah yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945?
2)      Ranah Pengertian
Contoh: Jika dilihat dari ciri-cirinya, apakah konsep kultus dewa raja
pada masa kerajaan hindu budha sama dengan konsep khalifatullah pada
masa kerajaan islam?
3)      Ranah Aplikasi
Contoh: Pada masa megalithikum di Indonesia, masyarakat sudah mengenal
perdagangan. Konsep perdagangan seperti apakah yang diterapkan masyarakat pada masa tersebut?
4)      Ranah Analisis
Contoh: Pada masa politik etis, pendidikan mulai gencar digalakkkan di
daerah jajahan hindia belanda. kesejahteraan ditingkatkan melalui
imigrasi dan emigrasi. apa yang melatarbelakangi diterapkannnya
politik etis di Indonesia oleh pemerintah hindia belanda?
5)      Ranah Sintesis
Contoh: Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, kehidupan masyarakat
Indonesia tidak dapat dikatakan baik. Kekacauan yang terjadi pasca
proklamasi berakibat buruk terhadap berbagai sektor dalam kehidupan. Jelaskan bagaimana keadaan umum perekonomian Indonesia pasca kemerdekaan!
6)      Ranah Evaluasi
Contoh: Banyak pendapat dari para ahli tentang masuk dan berkembangnya
Islam Nusantara, menurut mereka Islam masuk kemudian dengan jalan
damai melalui perdagangan, perkawinan, pendidikan, kesenian, dan
politik. Ketika Islam telah melembanga dalam sebuah kerajaan atau
kesultanan, adakalanya islam disebarkan oleh pihak kerajaan dengan
jalan penaklukan dan peperangan dengan daerah lain. Dari kenyataan
tersebut, tepatkah pendapat yang menyatakan Islam tersebar di  Nusantara dengan jalan damai?
Cara Penilaian:
1.    Berikan penilaian untuk soal di atas. Jawaban untuk soal tersebut  tidak harus persis sama, tetapi benar. Soal dinilai sebagai berikut:

Nilai    Deskripsi
10        Jawaban benar (boleh kurang sedikit, tapi jawaban seluruhnya benar/tidak
            ada kesalahan)
5          Jawaban masih ada kesalahan, tapi mengarah pada jawaban yang benar
0          Mengerjakan, tapi salah total, atau tidak mengerjakan

2.    Jumlahkan/total nilai semua butir soal di atas untuk mendapatkan Nilai Total. Nilai Total maksimum = 10; Nilai Total minimum = 0.

3.    Cocokkan Nilai Total dengan deskripsi kriteria Rubrik Penilaian di bawah untuk mendapatkan indeks dan nilai soal. Mohon diperhatikan penilaian khusus untuk Nilai Total = 0.

Rubrik Penilaian:
Indeks        Nilai Deskripsi      Kriteria
A                4                             Nilai Total = 10
A-               3.75                        Nilai Total = 9
AB             3.5                          Nilai Total = 8
B                3                             Nilai Total = 7
BC              2.5                          Nilai Total = 6
C                2                             Nilai Total = 5
C-               1.75                        Nilai Total = 4
D+              1.5                          Nilai Total = 3
D                1                             Nilai Total = 2
D-               0.75                        Nilai Total = 1
E+              0.5                          Nilai Total = 0, tapi masih mengerjakan (walaupun
                                                  hanya 1 butir  soal, tapi harus cukup signifikan)
E                 0                             Nilai Total = 0, dan tidak mengerjakan.
Soal 3. Jawaban Uraian Panjang  [Bobot : 20%]:
Jelaskan perbedaan teori behaviorisme dengan humanistik!
Alternatif Jawaban:
Alternatif Jawaban:
1)   Teori Behaviorisme
Behaviorisme merupakan salah satu pendekatan untuk memahami perilaku individu. Behaviorisme memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek–aspek mental. Dengan kata lain, behaviorisme tidak mengakui adanya kecerdasan, bakat, minat dan perasaan individu dalam suatu belajar. Peristiwa belajar semata-mata melatih refleks-refleks sedemikian rupa sehingga menjadi kebiasaan yang dikuasai individu. Teori kaum behavoris lebih dikenal dengan nama teori belajar, karena seluruh perilaku manusia adalah hasil belajar. Belajar artinya perbahan perilaku organise sebagai pengaruh lingkungan. Behaviorisme tidak mau mempersoalkan apakah manusia baik atau jelek, rasional atau emosional; behaviorisme hanya ingin mengetahui bagaimana perilakunya dikendalikan oleh faktor-faktor lingkungan.
Dalam arti teori belajar yang lebih menekankan pada tingkah laku manusia. Memandang individu sebagai makhluk reaktif yang memberi respon terhadap lingkungan. Pengalaman dan pemeliharaan akan membentuk perilaku mereka. Dari hal ini, timbulah konsep ”manusia mesin” (Homo Mechanicus). Ciri dari teori ini adalah mengutamakan unsur-unsur dan bagian kecil, bersifat mekanistis, menekankan peranan lingkungan, mementingkan pembentukan reaksi atau respon, menekankan pentingnya latihan, mementingkan mekanisme hasil belajar,mementingkan peranan kemampuan dan hasil belajar yang diperoleh adalah munculnya perilaku yang diinginkan. Pada teori belajar ini sering disebut S-R psikologis artinya bahwa tingkah laku manusia dikendalikan oleh ganjaran atau reward dan penguatan atau reinforcement dari lingkungan. Dengan demikian dalam tingkah laku belajar terdapat jalinan yang erat antara reaksi-reaksi behavioural dengan stimulusnya. Guru yang menganut pandangan ini berpandapat bahwa tingkah laku siswa merupakan reaksi terhadap lingkungan dan tingkah laku adalah hasil belajar.
2)   Teori Humanistik
Pengertian humanistik yang beragam membuat batasan-batasan aplikasinya dalam dunia pendidikan mengundang berbagai macam arti pula. Sehingga perlu adanya satu pengertian yang disepakati mengenai kata humanistik dala pendidikan. Dalam artikel “What is Humanistik Education?”, Krischenbaum menyatakan bahwa sekolah, kelas, atau guru dapat dikatakan bersifat humanistik dalam beberapa kriteria. Hal ini menunjukkan bahwa ada beberapa tipe pendekatan humanistik dalam pendidikan. Ide mengenai pendekatan-pendekatan ini terangkum dalam psikologi humanistik.
Dalam artikel “some educational implications of the Humanistic Psychologist” Abraham Maslow mencoba untuk mengkritisi teori Freud dan behavioristik. Menurut Abraham, yang terpenting dalam melihat manusia adalah potensi yang dimilikinya. Humanistik lebih melihat pada sisi perkembangan kepribadian manusia daripada berfokus pada “ketidaknormalan” atau “sakit” seperti yang dilihat oleh teori psikoanalisa Freud. Pendekatan ini melihat kejadian setelah “sakit” tersebut sembuh, yaitu bagaimana manusia membangun dirinya untuk melakukan hal-hal yang positif. Kemampuan bertindak positif ini yang disebut sebagai potensi manusia dan para pendidik yang beraliran humanistik biasanya memfokuskan penganjarannya pada pembangunan kemampuan positif ini.
Kemampuan positif disini erat kaitannya dengan pengembangan emosi positif yang terdapat dalam domain afektif, misalnya ketrampilan membangun dan menjaga relasi yang hangat dengan orang lain, bagaimana mengajarkan kepercayaan, penerimaan, keasadaran, memahami perasaan orang lain, kejujuran interpersonal, dan pengetahuan interpersonal lainnya. Intinya adalah meningkatkan kualitas ketrampilan interpersonal dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menitik beratkan pada hubungan interpersonal, para pendidikan yang beraliran humanistik juga mencoba untuk membuat pembelajaran yang membantu anak didik untuk meningkatkan kemampuan dalam membuat, berimajinasi, mempunyai pengalaman, berintuisi, merasakan, dan berfantasi. Pendidik humanistik mencoba untuk melihat dalam spektrum yang luas mengenai perilaku manusia. “Berapa banyak hal yang bisa dilakukan manusia? Dan bagaimana aku bisa membantu mereka untuk melakukan hal-hal tersebut dengan lebih baik?

Cara Penilaian:
1.    Berikan penilaian untuk soal di atas. Jawaban untuk soal tersebut  tidak harus persis sama, tetapi benar. Soal dinilai sebagai berikut:

Nilai    Deskripsi
10                Jawaban benar (boleh kurang sedikit, tapi jawaban seluruhnya benar/tidak
            ada kesalahan)
5          Jawaban masih ada kesalahan, tapi mengarah pada jawaban yang benar
0                    Mengerjakan, tapi salah total, atau tidak mengerjakan

2   Jumlahkan/total nilai semua butir soal di atas untuk mendapatkan Nilai Total. Nilai Total maksimum = 10; Nilai Total minimum = 0.
3      Cocokkan Nilai Total dengan deskripsi kriteria Rubrik Penilaian di bawah untuk mendapatkan indeks dan nilai soal. Mohon diperhatikan penilaian khusus untuk Nilai Total = 0.

Rubrik Penilaian:
Indeks        Nilai Deskripsi      Kriteria
A                4                             Nilai Total = 10
A-               3.75                        Nilai Total = 9
AB             3.5                          Nilai Total = 8
B                3                             Nilai Total = 7
BC              2.5                          Nilai Total = 6
C                2                             Nilai Total = 5
C-               1.75                        Nilai Total = 4
D+              1.5                          Nilai Total = 3
D                1                             Nilai Total = 2
D-               0.75                        Nilai Total = 1
E+              0.5                          Nilai Total = 0, tapi masih mengerjakan (walaupun
                                                  hanya 1 butir  soal, tapi harus cukup signifikan)
E                 0                             Nilai Total = 0, dan tidak mengerjakan.
Soal 4. Jawaban Uraian Panjang [Bobot : 10%]:
Jelaskan tentang Teori Belajar Konstruktivistik!

Alternatif Jawaban:
Teori Konstruktivisme  didefinisikan sebagai  pembelajaran  yang  bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Beda dengan teori behavioristik yang memahami hakikat belajar sebagai kegiatan yang bersifat mekanistik antara stimulus dan respon, sedangkan teori kontruktivisme lebih memahami belajar sebagai kegiatan manusia membangun atau menciptakan pengetahuan dengan memberi makna pada pengetahuannya sesuai dengan pengalamannya. Pengetahuan tidak bisa ditransfer dari guru kepada orang lain, karena setiap orang mempunyai skema sendiri tentang apa yang diketahuinya. Pembentukan pengetahuan merupakan proses kognitif dimana terjadi proses asimilasi dan akomodasi untuk mencapai suatu keseimbangan sehingga terbentuk suatu skema yang baru.
Teori konstruktivisme juga mempunyai pemahaman tentang belajar yang lebih menekankan pada proses daripada hasil. Hasil belajar sebagai tujuan dinilai penting, tetapi proses yang melibatkan cara dan strategi dalam belajar juga dinilai penting. Dalam proses belajar, hasil belajar, cara belajar, dan strategi belajar akan mempengaruhi perkembangan tata pikir dan skema berpikir seseorang. Sebagai upaya memperoleh pemahaman atau pengetahuan, siswa ”mengkonstruksi” atau membangun pemahamannya terhadap fenomena yang ditemui dengan menggunakan pengalaman, struktur kognitif, dan keyakinan yang dimiliki.
Cara Penilaian:
1.    Berikan penilaian untuk soal di atas. Jawaban untuk soal tersebut  tidak harus persis sama, tetapi benar. Soal dinilai sebagai berikut:

Nilai    Deskripsi
10                Jawaban benar (boleh kurang sedikit, tapi jawaban seluruhnya benar/tidak
            ada kesalahan)
5          Jawaban masih ada kesalahan, tapi mengarah pada jawaban yang benar
0                    Mengerjakan, tapi salah total, atau tidak mengerjakan

2   Jumlahkan/total nilai semua butir soal di atas untuk mendapatkan Nilai Total. Nilai Total maksimum = 10; Nilai Total minimum = 0.
3      Cocokkan Nilai Total dengan deskripsi kriteria Rubrik Penilaian di bawah untuk mendapatkan indeks dan nilai soal. Mohon diperhatikan penilaian khusus untuk Nilai Total = 0.
Rubrik Penilaian:
Indeks        Nilai Deskripsi      Kriteria
A                4                             Nilai Total = 10
A-               3.75                        Nilai Total = 9
AB             3.5                          Nilai Total = 8
B                3                             Nilai Total = 7
BC              2.5                          Nilai Total = 6
C                2                             Nilai Total = 5
C-               1.75                        Nilai Total = 4
D+              1.5                          Nilai Total = 3
D                1                             Nilai Total = 2
D-               0.75                        Nilai Total = 1
E+              0.5                          Nilai Total = 0, tapi masih mengerjakan (walaupun
                                                  hanya 1 butir  soal, tapi harus cukup signifikan)
E                 0                             Nilai Total = 0, dan tidak mengerjakan.
Soal 5. Jawaban Uraian Panjang [Bobot : 10%]:
Apa yang Anda ketahui mengenai Teori Kecerdasan Majemuk?
Alternatif Jawaban:
Teori kecerdasan majemuk (KM) adalah validasi tertinggi gagasan bahwa perbedaan individu adalah penting. Pemakaiannya dalam dunia pendidikan sangat tergantung pada pengenalan, pengakuan, dan penghargaan terhadap setiap atau berbagai cara siswa belajar, di samping pengenalan, pengakuan, dan penghargaan terhadap setiap minat dan bakat masing-masing pembelajar. Teori KM bukan hanya mengakui perbedaan individual ini untuk tujuan-tujuan praktis seperti pengajaran dan penilaian, tetapi juga menganggap serta menerimanya sebagai suatu yang normal, wajar, bahkan menarik dan sangat berharga.
Kecerdasan majemuk pada dasarnya merupakan pengembangan dari kecerdasan otak (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ). Setiap orang memiliki cara yang unik untuk menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapinya. Kecerdasan merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk melihat suatu masalah, lalu menyelesaikan masalah atau membuat sesuatu yang berguna bagi orang lain (Handy Susanto, 2005).
Ketujuh kecerdasan yang diidentifikasikan oleh Gardner (1983) adalah: (1) kecerdasan linguistik berkaitan dengan bahasa; (2) kecerdasan logis-matematis berkaitan dengan nalar logika dan matematika; (3) kecerdasan spasial berkaitan dengan ruang dan gambar; (4) kecerdasan musikal berkaitan dengan musik, irama dan bunyi atau suara; (5) kecerdasan badani-kinestik berkaitan dengan badan dan gerak tubuh; (6) kecerdasan interpersonal berkaitan dengan hubungan antarpribadi, sosial; (7) kecerdasan interpersonal berkaitan dengan hal-hal yang sangat mempribadi.
Cara Penilaian:
1.    Berikan penilaian untuk soal di atas. Jawaban untuk soal tersebut  tidak harus persis sama, tetapi benar. Soal dinilai sebagai berikut:

Nilai    Deskripsi
10        Jawaban benar (boleh kurang sedikit, tapi jawaban seluruhnya benar/tidak
            ada kesalahan)
5          Jawaban masih ada kesalahan, tapi mengarah pada jawaban yang benar
0          Mengerjakan, tapi salah total, atau tidak mengerjakan

2.    Jumlahkan/total nilai semua butir soal di atas untuk mendapatkan Nilai Total. Nilai Total maksimum = 10; Nilai Total minimum = 0.

3.    Cocokkan Nilai Total dengan deskripsi kriteria Rubrik Penilaian di bawah untuk mendapatkan indeks dan nilai soal. Mohon diperhatikan penilaian khusus untuk Nilai Total = 0.

Rubrik Penilaian:
Indeks        Nilai Deskripsi      Kriteria
A                4                             Nilai Total = 10
A-               3.75                        Nilai Total = 9
AB             3.5                          Nilai Total = 8
B                3                             Nilai Total = 7
BC              2.5                          Nilai Total = 6
C                2                             Nilai Total = 5
C-               1.75                        Nilai Total = 4
D+              1.5                          Nilai Total = 3
D                1                             Nilai Total = 2
D-               0.75                        Nilai Total = 1
E+              0.5                          Nilai Total = 0, tapi masih mengerjakan (walaupun
                                                  hanya 1 butir  soal, tapi harus cukup signifikan)
E                 0                             Nilai Total = 0, dan tidak mengerjakan
Soal
1.    Sebutkan dan jelaskan enam ranah berdasarkan taksonomi bloom.
2.    Salah satu hal yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah adalah kesiapan guru di dalam proses belajar mengajar termasuk dalam penyusunan soal evaluasi untuk peserta didik. Buatlah masing-masing satu soal untuk setiap ranah yang  berbentuk essay yang tercakup dalam taksonomi bloom.
3.    Jelaskan perbedaan teori behaviorisme dengan humanistik!
4.    Jelaskan tentang Teori Belajar Konstruktivistik!
5.    Apa yang Anda ketahui mengenai Teori Kecerdasan Majemuk?